Hari ini, Aku kangen Bu…

Ibu, hari ini entah kenapa aku tiba-tiba saja rindu padamu…kangen aku pingin pulang bersimpuh menangis di kakimu…
Entah karena aku merasa banyak salah hingga aku perlu minta maaf lagi padamu seperti waktu itu waktu yang sudah setidaknya membuatku limbung…waktu itu aku kehilangan begitu banyak barang dan orang yang aku sayangi…hingga aku tak tau lagi harus seperti apa selain memohon ampunanmu..
Namun kali ini aku ingin sekali memelukmu ibu…aku ingin sekali merasakan hangat kasih sayang tulusmu yang tidak tergantikan…
Dan itu semua untuk menguatkan aku dan memastikan aku bahwa semua masih baik-baik saja..
Karena saat ini aku mulai limbung lagi…mungkin ini bisa menjadikan aku terjebak pada episode kalut lagi bu..
Bagaimana tidak, sekarang aku sudah benar-benar tidak bisa melihat lagi ada kasihsayang…selain keluarga kecil kita dirumah yang juga miskin kasih sayang namun tidak pernah meninggalkan aku bagaimanapun keadannya..
Meski kita jarang berbicara di jauh dari harmoni…namun di sana aku temukan semangat..semangat yang membuatku bisa tetap bertahan dan berdiri sampai sekarang….
Taukan ibu kenapa aku limbung lagi..?
karena kini aku jadi lebih tau siapa orang yang sayang paku aku…jawabnya TIDAK ADA
Bagaimana tidak jika teman-teman yang aku sayangi memperlakukan aku seperti musuh mereka yang selalu diwaspadai selalu di takuti..bahkan mereka sudah  tidak nyaman lagi dengan hadirku..
Padahal ibu selalu tau kan apa yang aku lakukan…tanpa banyak kata tapi aku slalu mewujudkannya dalam bukti dan tindakan nyata dan aku selalu melakukannya dengan cara terbaik…hanya untuk menunjukkan aku Sayang mereka…
Seperti yang selama ini sudah aku lakukan sebagai anak, cucu, adik, kakak,teman dan sahabat…aku hanya ingin memberi dan memberikan yang terbaik..
Namun sayang bu, semua itu sia-sia…semua hanya berbalas kebohongan-kebohongan dan pikiran yang baruk tentang aku yang membuat aku sungguh terluka..dan sangat terluka…
Aku syok…tak percaya akan apa yang terjadi..namun inilah nyatanya…inilah faktanya…ini bukan hanya manjadi bisikan pada hatiku tapi ini nyata bu…dan kenyataan selalu lebih sakit dari apa yang ada di otaknya yang membisikiku tiap saat…
Bukannya aku egois dan tidak rela melihat mereka bahagia..bukan..Namun aku heran dan tak bisa otakku mencerna setelah dengan sangat extrime dia merampas satu-satunya mainan penghiburku…dia yang membuat aku sanggup membuang jauh orang yang aku sayangi..dia yang menjebak aku dalam sepi yang bertopeng manis karena kehadiran dia…
Tapi taukah ibu sekarang, setelah dia membuatku begitu limbung ia kini memberiku surpris…bukan hanya membuatku limbung kali ini bu..dia mungkin sudah membunuhku dengan keegoisannya…dia malah membumbuinya dengan kebohongan yang sangat rapi yang memutar balikkan fakta…
Ya, sangat rapi sekali sampai aku tak bisa membedakan lagi mana benar mana bukan..mereka berkomplot..mencoba menusukku dari belakang..seperti apa yang sahabatku dulu pernah lakukan..
Maka ibu, hari ini kaku sangat sedih ingin aku bersimpuh memohon ampunanmu…memelukmu..merasakan hangat kasihmu yang senantiasa menguatkan aku…membakar spiritku untuk terus jadi orang yang bisa diandalkan setidaknya untuk diriku sendiri..
Kini ibu siapa lagi yang bisa aku percaya?..
Kini juga siapa lawan siapa teman?
Aku taklagi bisa membedakannya…aku semakin tak percaya pada semua orang yang lalu lalang dalam hidup ku..aku tak percaya lagi pada sebuah hubungan…apapun dalihnya..teman, sahabat dan  pacar sekalipun…semua hanya menyakiti dan ampun…membuatku lemah…sakit dan terluka…mungkin pada 1 konstitusi yang masih bisa aku percaya bahwa aku adalah anakmu..pada keluarga kecil kitalah aku masih menyimpan percaya itu…

No comment »

Last Day in 147

Hari ini rabu 12 November 2008 hari akan jadi hari terakhir aku masuk dan bercengkrama dengan teman-teman di pusat informasi dan aduan 147 di Graha Infomedia Nusantara…

Sudah 1 tahun terakhir ini hari-hari ku ku habiskan untuk belajar hidup mencari rupiah untuk melanjutkan hidup sekaligus pembuktian ke bapak bahwa aku bisa hidup tanpa harus membuat orang rumah repot da khawatir…

Dari situ aku juga tau bagaimana orang-oarang yang bekerja di belakang layar Call Center itu…

Ya 147 salah satu nomor favorite yang paling rame dan hobi ditekan para pelanggan…seolah-olah pusat segal informasi…padahal ini adalah layanan untuk produk telkom saja…

Ada suka dukanya aku gawe di sana…

Suka nya:

1. Aku dapat uang yang cukup hingga aku sanggup membiayai kehidupanku di Surabaya ini dengan berkecukupan dan bisa melanjutkan hobi berhedon-hedonku…

2. Lama-lama gaya bicara dan cara omaongku sedikit lebih teratur dan jadi halus…

3. Bisa tambah ilmu sedikit tentang seluk beluk internet…

4. Punya banyak kenalan dan teman baru…

 

Duka nya:

1. Kerja Sift yang menyebabkan jadwal masuk gak tentu…jarang libur malah hari raya pun di pangkas karena harus kerja…

2. Very-Very disiplin…akumulasi telat 1 bulan ga boleh lebih 10 menit, ntar kena BAC…ga mau ikut kontes CSA dan kena BAK…salah informasi kepalanggan dan kena BA-BA yang lain dan SP bahkan…(Dasarnya aku ga suka kerja terlalu strike)..

3. Kalo kerja harus panteng di tempat ga boleh wira-wiri..dan muter2 ga jelas jika bukan waktu istirahat…

4. Kena semprot pelanggan terus tiap hari…padahal bukan salah kita….

5. Sakit telinga dan tenggorokan banyaknya call apalagi waktu Qcall dan puasa…ya ampun…CPD…

6. Ga bisa bolos sembarangan…harus pake surat dokter…

7. Acara tuker jadwal semakin ribet…

8. Sudah banyak agent nya sekarang pendapatan jadi berkurang karena PSB jadi sepi…

 

Tapi dari sedikit ungkapan suka duka tadi hari ini itu semua nanti hanya akan jadi memory…karena aku hari ini adalah hari terkhirku disana…

aku kan segera berpindah ke ALSTOM…

salah satu perusahaan PMA yang dulu sempat di resmikan pak Habibie yang jadi favorite ku ketika kecil…

ya mesti cuman di kontrak 1 tahun disana aku terima saja mumpung ada kesempatan untuk belajar ilmu yang lain…

Hari ini aku sedih juga akan berpisah dengan komunitas yang sudah aku masuki…macam-macam karakter dan tipikal orang…

tapi aku senang bisa berkesempatan di 147…

thans buat semuanya yang sudah jadi teman, mentor dan apalah yang mambangun aku…

Maaf bila selama ini aku banyak salah kepada semua pihak…dan banyak merepotkan serta usil…

 

Love U all…

No comment »

Agustus Kelabu

Masih dalam suasana keagungan bulan Agustus…masih dalam suasana euporia bangsa ini yang berulang tahun…masih dalam semangat yang menyala…

Aku merasa lelah….

Entah tuah apa yang ada pada bulan yang bernama "AGUSTUS"…bulan sejarah bagi bangsa ini juga merupak bulan bersejarah bagi aku…setidaknya di tahun-tahun terkhir ini…

sudah 3 pariode agustus ini kesialan selalu menimpa aku…

Agustus pertama: Aku diputus Pacar ku yang aku cintai…..

aku marah, kesal dan menyesal serta sedih luar biasa…dimana saat aku sudah berhasil balajar untuk mencintai orang dengan apa adanya dan sederhana…Namun disaat puncaknya justru aku di buang begitu saja… wow Sakitnya…

Agustus kedua: HP yang baru aku beli 2 minggu harus rela ku serah kan pada para bajingan…

W810i Hape idamanku yang baru aku beli 2 minggu akhirnya aku serahkan juga pada para bajingan tengik itu saat aku main-main ke kebun teh untuk pertama kalinya…ya gimana lagi dari pada aku digorok dengan arit pencabut rumput yang sudah nempel di leher…maka untuk ke dua kalinya juga hape pemberian ibu ku aku hilangkan…Maaf kan aku ya bu…

Agustus ketiga : Bulan ini bulan penuh sial juga…

Harusnya aku bangga, harusnya aku bahagia…harusnya ini semua berkah…Namun semua ini berakhir manjadi bencana…Aku yang seharusnya barangkat ke BANDUNG ke kantor pusat telkom untuk mengikuti CSA (Customers Services Award).. karena aku yang terpilih…Meskipun aku ga tau parameternya apa hingga keluar namaku untuk mewaliki 147 divre 5 untuk bagian internet…tapi sharunya aku senang berarti kinerjaku di perhitungkan…ya itu sudah seharunya karena aku memang orang yang berdedikasi tinggi buat apa yang aku kerjakan…

Namun tiba-tiba saja semua berkah itu jadi musibah manakala sang waktu tak berpihak…

JANJI, ya janji yang pernah terucap haruslah di tepati…Aku memang bukan Satria Baja HItam…tapi sebagai orang yang sangat menjunjung tinggi sikap satria…maka aku pun bertekat menepati setiap janji…apapun resikonya…

Ya, karena janji itu akhirnya aku putuskan untuk tidak berangkat ke bandung, kota yang sebenarnya pengen sekali aku kujungi untuk berkuliner (karena ga pernah ke sana seumur-umur)…Tapi mau bagaimana lagi…aku ga punya pilihan…aku bukan seorang pecundang dan aku tidak ingin dihantui rasa bersalah seumur hidup…

Maka meskilah aku sangat malu dan mengorbankan karirku, tapi biarlah aku yakin ini kan berakhir indah…

Namun, aku jadi berfikir ulang…

APAKAH DIJAMAN MERDEKA INI AKU BUKAN ORANG YANG MERDEKA

karena aku tidak bisa melangkah kemana yang aku inginkan..tak bisa bebas layaknya jiwa yang merdeka aku masih dibelenggu oleh rasa takut dan kawatir akan hal yang seharusnya bukan tanggung jawab ku…

Bahkan celakanya lagi, setelah apa yang aku lakukan dan aku korbankan seperti itu aku merasa sangat terluka…bukan karena aku kehilangan kesempatan emas untuk membuktikan kemampuan ku…

tapi aku merasa dia menyeretku  jauh kebelakang dengan segala kepalsuan dan tipu dayanya…

membuat aku terjebak pada sebuah situasi yang selama ini aku coba lupakan…

merasa tertikam saat berpelukan…

No comment »

Merdeka

MERDEKA…!!! MERDEKA..!!

AGUSTUS identik dengan kata itu…ya 63 taun yang lalu memang seuah tonggak baru bagi bangsa ini…

Reborn, dan berani manyatakan diri untuk merdeka terbabas dari semua penjajahan, karena sesunggunya kemardekaan itu adalah hak segala bangsa (petikan "Preambule" UUD ‘45, masih hafal)…

Merdeka yang hakiki mungkin memang belum terwujud oleh bangsa ini karena masih banyak penderitaan yang ta jauh beda pada saat seperti kita di jajah belanda dan jepang…

Tapi sebagai generasi bangsa ini aku tetap berharap untuk kedepan INDONESIA semakin jaya…dan berusaha beri yang terbaik buat bangsa ini…Ini adalah janjiku sebagai salah satu Harapan bangsa ini (cie…)…

Maka selamat Ulang taun bangsa ku…semoga makin jaya ibu pertiwi…jangan ada lagi air mata….berkibarlah Merah putih…

Comments (1) »

Tired

Pernakah kamu merasa hambar…?
Pernahkah kmau liat bunglon…?
Pernah liat pelangi…..?
Tau kan jika gelas kaca itu transparant…?
Per tau Robot…?
Pernah tau jarum jahit?

Pernahkah kalian merasa kan jadi itu semua?

Jdi hambar?
Jdi bunglon?
Jdi pelangi?
Jdi gelas transparant?
Jadi robot?
Jadi Karum jahit?

Pernahkan kamu merasa jadi itu semua pada satu waktu?

Jika tidakl belajarlah ke aku….
karena aku adalah ahlinya….

Tapi JANGAN pernah lakukan itu itu jika kamu tidak ingin capek…

Tiba-tiba aku jadi hambar….jika aku tidak bisa lagi membedakan duka dan bahagia…
Tiba-tiba aku jadi bunglon….jika disuatu tempat aku bisa mengikuti ritual dari suatu komuniti…
Tiba-tiba aku jadi Pelanggi….jika aku punya sejuta cara untuk bisa berkwan dengan segala jenis makluk
Tiba-tiba aku jadi gelas transparant….jika aku bisa menampung dan mencoba menerima semua perbedaan
Tiba-tiba aku jadi robot….jika aku tidak bisa menuruti kata hatiku..dan lebih memilih mengikuti perintah orang lain…
Tiba-tiba aku jadi jarum jahit…jika aku akan menambal jiwa-jiwa yang patah dan hati-hati yang remuk….

Kapan aku bisa jadi manusia?
Kapan aku diangagap manusia?
Kapan aku dimanusiakan?

Aku bukan benda….
Aku lelah…

kenapa aku yang harus mengalah…
Kenapa aku yang harus menunduk….
Kenapa aku yang harus patuh…
Kenapa aku tak punya pilihan….

No comment »

Tukar

Sudah banyak yang komentar baik secara ngomong langsung ato ga tentang apa yang aku tulis di blog ini…..kebanyakan mereka menyatakan

“Kenapa Isi BLOG ini kok sedih terus seh…? yang bahagaia kok ga ditulis ato di Share….”

dan Jawabya sangatla simple….

“Aku tidak punya kebahagiaan karena sudah Habis….sebab telah ku tukar dengan kebahagiaan orang-orang di sekitar aku…..”

Kenapa musti begitu….Ya karena memang begitulah adanya aku…selalu ingin membuat semua orang yang ada di sekitarku bahagia tanpa aku memperdulikan perasaanku sendiri…Aku lupa bahwa aku juga butuh kebahagiaan itu….Aku telah menukar semuanya…tak bersisa…maka yang tersisa tinggal sepi….sendiri….derita…dan merana yang akirnya aku tuliskan saja di blog ini….
karena aku tak perlu mencari-cari orang hanya untuk mendengar celotehku mengeluhkan hidup ini….tinggal aku tulis…ada yang baca sukur kalo tidak pun juga tak mengapa….ini caraku berbagi….
karena selalu ini aku tidak sempat membaginya…aku disibukkan dengan menjadi budak kasih sayang dan tumbal kebagaiaan atas orang2 di sekitarku…..
hingga aku lupa siapa aku,diriku dan seperti apa ku…..yang aku tau hidupku aku dedikasikan untuk orang-orang yang sudah berharap padaku, agar mereka tetap bisa tersenyum…,bahagia….,dan banggga…..
Tanpa mereka tau jika aku sakit,Hampa,hambar,terluka…..karena aku tak ingin mereka kecewa padaku yang artinya tak akan kutemukan lagi wajah bahagia di rautnya….Meski bahagiakupun hanya kamufalase…tapi tetap saja aku jalani…karena ini yang aku pilih…..

Comments (1) »

Goin Crazy: The Begining… (Part I)

Sekian waktu berselang namun masih saja tak dapat menghapus bayang-bayangnya…

Ada apa dengan ku? kok seperti certita dalam sinetron remaja saja ya…

Hmmm… entahlah aku pikir aku sudah berevolusi….(ups kya jerapa aja,red) menjadi penebar pesona lalu mematahkan hati sang pemuja….(heartbreaker gitu maksudna, red). padahal sejatinya aku tuh sama sekali bukan tipe cewek seperti itu…malah kapan hari ada salah seorang yang hatinya merasa tlah aku lululantakkan dengan agak sinis sempat memaki aku dengan "Bicth"…hmm sehina ituka aku? tak puas dengan sebutan itu saja dia lalu menambahi gelarku dengan sebutan "PlayGirl"…hah ga salah tuh…karena aku rasa selama ini aku yang selalu jadi korban kesewenangan mereka kok, eh malah aku yang dimaki hanya gara-gara aku sekarang terlalu overprotected terhadap diriku sendiri sebab aku tak ingin dilukai lagi….
Sebenarnya sikap ku yang demikian itu dilandasi oleh satu peristiwa dimana aku kehilangan orang yang sangat aku sayangi saat aku mulai bisa menerima apa adanya dia…
Dan sebanarnya aku bukan tipe orang yang mudah jatuh cinta….tapi kalo aku sudah sayang sama seseorang maka bakalan ampe mati (ihh…posesif ya sepertinya,red) alias aku bakalan setia…
Dan beberapa saat yang lalu datangnya seseorang itu sebut saja ia mas A…awalnya sih emang aku sudah suka ma orang itu tapi apalah daya sebagai wanita kan kodratanya cuma berhak untuk "menerima atau menolak" saja…nah berhubung lama sekali dia sepertinya ga merespon ya sudahlah aku hanya bisa memandangnya dari jauh…saat seperti itu datanglah orang lain ya anggap ja mas B yang sempat membuatku tertarik padanya, namun sayang tiba-tiba ja dia jadian ma seorang cewek yang dah lama diincarnya…selidik punya selidik eh ternyata mas B deketin aku hanya karena ingin membuat cemburu dan menarik perhatian dari cewek tersebut…Hikss sedih juga…disaat dah seperti itu aku mulai merasa hopeless alias dah merasa ga laku….("barang" kali ye kok ga laku, red).
Nah tiba-tiba mas A deketin aku lagi, pertamanya dia ngajak nonton sepulang nonton dia beli bunga yang alasannya sih mau dikasih ke orang yang dia suka….Eh tiba-tiba sesampai di Kos buang itu dikasih ke aku dan dia nembak aku….Ups tenang aku tibak langsung meng-iya-kan meskipun aku dah punya jawaban dan dah lama suka ma dia tapi aku ga mau kesannya gampangan gitu bo….lagian katanya cowok itu suka ma tantangankan? makin lama nunggu makin penasaran…he..he..
hampir 1 bulan paska penembakan (eh kayak brita kriminal ja tuh,red)…barulah aku memberikan jawaban ku…dan pastilah jawabanya dah bisa ditebak kan?
Yippi akhirnya aku dan mas A jadian….wuih senengnya karena aku dah ga jomblo lagi setelah manjomblo sekitar 2 tahun…
Tapi bukan aku dong kalo setiap punya special relationship itu syndrom nya ga kambuh…dan ya aku jadi orang yang berbeda dari sebelumnya…yang tadinya aku orangnya super rame tapi kalo didepan dia aku cuman bisa diam dan terpaku sembari aku hanya memandanginya dan seraya aku mensyukuri karena aku bisa jadi kekasihnya….kalo toh ngobrol aku yang waktu itu punya banyak masalah dengan sahabat ku pasti aku berkeluh kesah padanya…dan sepertinya dia bosan mendengarkan keluh kesahku tiap hari…suatu saat dia menegurku "jangan cuman mengeluh aja"…aku jadi mikir untuk mengeluh lagi padanya…padahal aku ingin dia bisa jadi tempat curahan segalanya pas aku seneng dan susah…tapi ya sudahlah nevermind…
Gak hanya aku jadi "speceless" alias ga bisa ngomong di depannya (karena aku ga bisa ngomong kalo dah dihadapan bapakku dan dihadapan orang yang aku cintai,red) tapi aku juga jadi pribadi yang dingin….padahal dengan sikapku yang seperti itu aku hanya berharap jika dia lebih agresif untuk mencairkan suasana…sebab aku ga mau kesannya aku yang agresif…
tapi dengan konsidi seperti itu aku merasa hubungan kita baik-baik saja ga pernah ada yang namanya pertengkaran sengit (karena aku ga suka ribut ma orang,red). tapi hal itu ternyta jadi bumerang…ya sampai kekasihku yang amat aku sayangi itu memutuskan aku….dan mengeikiri hubungan kita….

Aku merasa sangat terpukul dan kecewa banget….aku hancur…remuk redam…aku limbung..

(ciehh hiperbola banget man,red). hal itu disebabkan karena aku sudah berusaha keras untuk mengatasi segala syndrom ku yang kambuh…ya lumayan agak berubah meskipun sampai akir dia pikir aku masih gagal…dan tak hanya itu sebab mas A itu ternyata orang yang tidak romantis sama sekali bahkan cenderung cuek bebek…(ya ampun deh,red)…tapi aku terus bertahan sampai semua temen-temen aku waktu itu menyarankan padaku untuk segera mengakhiri saja hubungan ini tapi aku tetap bertahan aku belajar mencintai dia apa adanya dengan segala kekurangannya hingga akirnya aku tak dapat memahami sikapnya yang cuek…yang sempat membuatku berpikir ulang dan mempertimbangkan hubunganku dengan dia adalah saat ada salah satu temenku yang tiba-tiba nyeletuk…

"Na, sebenernya apasih yang membuat kamu mempertahankan mas A, padahal menurutku sih dia ga punya kelebihan yang spesial gitu?"

Ups…pertanyaan itu sempat membuatku berfikir untuk beberapa saat tapi…akhirnya aku menemukan jawabanya…

"memang kalo dipikir dia tuh standart aja dan gak punya kelebihan lain yang spesial. tapi justru itulah entah mengapa aku suka ma dia…aku suka sama dia karena dia biasa ja dan apa adanya dia.."

lantas temenku itu cuman menanggapi dengan "Ooo..gitu"…
Tak sampai disitu saja aku mencintai dia dengan cara berbeda..karena ku jadi lebih sering memberikan kejutan dibandingkan dia…tapi aku suka melakukannya meski kadang aku mikir "Siapa sih yang cow diantara kita?" tapi nevermind lah…semua ku lakukan karena aku tulus dan iklas yang dilandasi rasa sayang….Dan setiap kali aku inget dia tak henti-hetinya aku bersykur pada tuhan….jadi ada segi positifnya juga…
Makanya aku kaget banget saat dia tiba-tiba memutuskan aku…sangking kagetnya serasa dunia dan waktu berhenti untuk beberapa saat…kepalaku pening dan dah ga bisa mikir normal jadinya…karena aku merasa hubungan kita baik-baik saja dan ga ada masalah (itu menurutku kalo menurut dia ga tau deh, red)….
Meskipun rasanya sakit banget…dan kecewa banget tapi sejujurnya aku masih sangat sayang padanya…maka sempet beberapa kali aku mencoba untuk berbicara dari hati ke hati (ciehh dalaem banget bos,red) untuk bisa kembali bersama lagi…tapi hasilnya nihil…dia benar-benar lepas diri tanganku…

Comments (2) »

Berat sangat berat rasannya jika harus melepasnya….meskipun dia sudah melukai aku aku tetap saja masih tak bisa merelakan dia pergi….
Ya Tuhan apa yang harus aku lakukan…padahla menurut beberapa temenku yang berusaha menghiburku “mungkin ini yang terbaik untuk ku”...tapi sampai beberapa saat aku tetep saja berharap jika dia akan kembali padaku….
Beberapa bulan berselang…dia semkin jauh….dan berusaha menjauh….sementra aku semakin sakit tak kuasa memandangnya dari jauh….semuanya hancur….sampai suatu saat ketika aku dirundung musibah beruntun, ibuku berusaha untuk membuatku keluar dari masalah itu, keluar dari kegilaanku padanya….dengan bebrapa kalimat pedasnya seolah menampar aku untuk segara sadar bahwa dia sudah pergi dan tak mungkin lagi aku miliki…seketika itu pula mematik kobar api kebencian di dadaku…mungkin memang tak apada pilihan lain selain “berharap atau melupakan”...
melihat realita yang ada tak mungkin aku terus berharap akan datang keajaiban hingga akirnya dia mau kembali (aduh seperti lagunya dewa yang bertepuk sebalah tangan ja, red). akirnya aku beranikan dia untuk melupakanya…bukan suatu keputusan yang mudah bagiku….ternyata melupakan seseorang yang kita sayangi tak semudah mendaki gunung welirang (eh itu kan si selatan rumahku, red) butuh begitu banyak hal yang harus dikorbankan bahkan jurus pamungkas terakhir pun harus dilancarkan…yu apalagi jika bukan “membencinya”..dengan membenci dia dan menghapus dia dari kehidupanku aku berharap aku bisa melupakannya dan merelakan kepergiaanya…
Kebencian ini membabi buta, seolah aku tak pernah rela melihat dia bahagia…maka tak pelak pandangan sinis dan mungkin kata-kata yang tak enak didengar harus terucap hanya karena keangkuhanku untuk bisa melupakannya….
Ternyata dengan begitu aku salah besar…sebab sudah sekian lama pun aku ternyata tak kunjung juga bisa melupakannnya dengan kebencianku padanya namun semakin menarikku untuk menjadi terobsesi padanya…..(ya ampun gatot deh,red)
Lantas beberapa orang datang mencoba mengisi hati ini…sebanyak mereka datang sebanyak itu pula aku harus berupaya menghindar atau ada beberapa yang kesannya aku gantung (mati la’an,red) karena ternyata dalam hatiku dia masih ada…dia masih hidup…jauh dilubuk hatiku, kau masih kekasihku (aduh naff banget,red)
Hmmm… lantas apa yang bisa aku lakukan ya jika sudah seperti ini….karena aku pikir aku yang sudah agak waras ternyata salah…sebab kudapati diriku yang semakin menggilainya.…(hih….extremm bo..bisa-bisa masuk menur,red).

Sampai hari ini aku masih berharap jika dia akan kembali lagi padaku…dan aku berharap saat dia kembali syndrom ini tidak kumat lagi…(jadi kaya es batu,)….ups tuh kan aku masih berharap lagi…tapi bagaimana lagi….

Tuhan tunjukkan aku yang terbaik…
Aku dedikasikan cerita untuk seseorang yang merasa….bantu aku untuk melupakanmu jika memang tak ada jalan untuk kembali….(kasian banget ya,red)…..
Karena aku sudah seperti kisah dibeberapa sinetron remaja yang selalu melihat wajah seseorang itu adalah kamu…(apa aku masih normal ya?…,red) semua berbentuk kamu…dan kamu lagi….

Comments (2) »

CUKUP……

Tuhan 1 Tahun sudah aku benar-benar kau uji dengan segala hal dan nyaris semua yang aku sayangi kau ambil dariku….
Hingga kini aku telah Pasrah akan apa yang terjadi padaku…Dan aku Berpasrah diri hanya padaMU….
Tunjukkan Jalanku untuk kembali kepadamu dengan segala kesabaran dan keiklasan tegarkan hati Hamba….
Aku yakin jika semua ini terjadi karena kau Sangat Menyayangiku dan mungki ini lah caramu untuk membuatku kembali lagi ke Jalanmu….
Ya Robb….Tetapkan hatiku hanya Yakin kepadamu…Iklaskan hatiku kan semua yang sudah kau ambil dariku karena aku selalu yakin jika Kau akan mengganti dengan sesuatu yang lebih indah….Lapangkan dadaku gar tetap bisa menatap segalanya dengan jelas agar tak tersesat dan tau yang benar dan tidak….
Dengan rahmanMu Beri aku petunjuk dan tuntun aku lalui semua ni…dan yakinkan aku jika tak perlu takut akan apa yang akan terjadi kecuali takutku Hanya PadaMU……..
Dengan RahimMu beri lah aku apa yang terbaik sebeb aku tau jika kau lebih tau apa yang aku butuhkan dari pada apa yang aku inginkan….
Dan Tuhan Aku tetap yakin jika Kau menciptakan segalanya Indah jika sudah waktunya…Seperti yang sahabatku katakan padaku….
CUKUP Tuhan….aku sudah jalani ujianmu kini aku pasrahkan segalanya padaMU….seraya aku selalu berharap yang terbaik…
Astagfirullah…….Alhamdulillah

Comments (2) »

1 Year 2 B a Jomblo

Ketemu lagi Ma bulan Agustus….Bulan Kemerdekaan…Begitu kata mereka…
Mungkin merdeka juga buat Aku…Kalo aku flasback bentar ke se tahun yang lalu da cerita yang ga bisa aku lupain sampai sekarang. Cos dimulai dari bulan itu banyak peristiwa yang tak terlupakan dalam proses pendewasaan diriku….
Pas tanggal 17 Agustus yang biasanya di peringati sebagai detik-detik proklamasi ada momen spesial dirumah…yup akhirnya Kaka ku mengakhiri masa janda nya setelah menemukan tambatan hatinya lagi…semua keluarga Heppi…akhirnya keluargaku aman dan damai setelah mengalami gonjang-ganjing….akupun senang….Congrat Sis…!!
lalu tanpa terasa waktu liburan dah habis…Huh sedihnya jika harus balik lagi ke surabaya buat menjalani kehidupan mahasiswa yang ternyata tak semudah seperti yang pernah terbayang….Tapi hati juga senang karena bakalan bisa ketemu lagi ma kekasih hati yang sudah lama ga ketemu….
Hari-hari pertama back to campus ternyata membuatku murung setelah melihat SIIS betapa terjun payung nya IP ku yang sampai menyentuh angka 2,…HIk sedih sekali…Wal hasil aku terdiam untuk beberapa hari dan saat. aku males bicara ma orang….yup aku kalut dan terharu melihat IP ku….
Kejutan datang lagi…tepatnya tahun lalu pada hari ini aku menerima sebuah kejutan yang benar-benar mengejutkan dibandingkan nilai IP ku…..Yup tiada hujan, tiada Angin tiba-tiba sang kekasih hati yang sangat aku cintai tiba-tiba bilang

“Kayaknya kita harus sampai disini deh….karena kita ga cocok…”

Dengan amat sangat bingungnya aku yang waktu itu lagi nogkrong depan Usman…tiba-tiba serasa waktu dan bumi berhenti berputar untuk beberapa saat…Thuing-Thuing…aku tiba-tiba Blank….sampai akhirnya aku hanya bisa bicara

“LO Kenapa?? da yang salah?? lantas ketidak cocokan kita dimana?”

yup dengan wajah santai nya tiba-tiba terlontar sebuah kelimat yang tak akan pernah ilang dari ingatanku kecuali aku gila ato aku mati dari mulut cintaku…

“Karena Setelah aku pikir…,ternyata selama ini aku ga benar-benar suka sama kamu..

Seperti tersambar geledek mungkin…Aku semakin lemas….semakin kalut dan yang jelas semakin Blank….Ga bisa berfikir apa-apa setelah mendengar apa yang diucapkannya………
“Lantas Kita ngpain selama ini….ya selama 1,2 tahun” mungkin itu yang terngiang di kepalaku….kata-kata itu seperti berputar terus….sampai aku mumet rasanya….
tapi emang dasarnya aku yang ga selalu Speacless di hadapan orang-orang yang aku cintai lantas aku malas untuk membahasnya lebih lanjut sebab aku masih mumet dan ga bisa mikir…..
Setiba aku di kos seperti orang gila mungkin…..wajah sembab dan penampilan kucel serta air mata yang tiada hentinya mengalir terus….Aku semakin gila….

“Opo nek awakmu ngono kui aku seneng ta???”

Kata-kata babon seakan membangunkanku…ya betapa tidak saat kita beli makan pun aku tak bisa membendung air mata ini….
Akhirnya aku sedikit sadar bahwa duniaku masih belum berakhir meski ia yang aku cintai meninggalkanku dengan cara yang menyakitkan…Aku tau aku masih banyak teman dan orang yang menyayangiku seperti Babon dan Geng Dugem Usman…
Tak di sangka rasa yang demikian hebatnya untuk tetap mencintainya kini harus berbalik arah….memaksaku untuk melanggar janji pada diriku sendiri hingga akhirnya aku harus membenci orang lagi….
Hingga maaf jika kini aku membuangmu dari kehidupanku sama seperti kau membuangku dulu…..
Tanpamu aku masih bisa berpijar dengan begitu banyak cinta yang selalu diberikan dengan ketulusan hati oleh orang-orang yang menyanyangiku bukan sepertimu……
Saat ini adalah memorabilia 1 Year To Be JOMBLO…akhirnya aku mulai sadar jika aku lebih bermakna dan merdeka sekarang saat tanpa mu….
BUat Jomblo-Jomblo lain…tetap semangat….!!! karena JOmblo bukanlah Dosa..!!!

Comments (2) »